kanvas ini sudah lama tidak bercerita. sekarang, kanvas ini sudah dibubuhi oleh tinta lagi. tinta yang bercerita tentang sebuah bintang. bintang yang aku umpamakan untuk diriku sendiri. tapi mungkin untuk sekarang akan lebih tepat bila dikatakan bintang semu.
belakangan ini, aku mengetahui bahwa bintang memiliki dua jenis. yang pertama adalah bintang semu dan yang kedua adalah bintang nyata. bintang semu adalah bintang yang tidak memiliki cahayanya sendiri. sedangkan bintang nyata adalah bintang yang memiliki cahaya sendiri. lalu bagaimana bisa bintang semu itu bersinar? bintang semu bersinar dengan mendapatkan pantulan cahaya dari bintang nyata.
aku sempat berpikir, bahwa aku adalah bintang nyata. bintang yang memiliki cahaya sendiri. bintang yang dapat berdiri sendiri dengan indahnya. bintang yang dapat membuat semua partikel yang melihatnya menjadi tersenyum dan merasakan keindahannya. bintang yang selalu menerangi semua partikel yang ada saat sang malam mulai menunjukan keindahan kegelapan. dan yang paling penting adalah bintang yang selalu dapat menemani kunang yang sedang menari melalui setiap peredarannya.
tapi pikiran itu pun terbawa oleh angin dengan mudahnya semenjak ketidak hadirannya kunang.. kunang yang sudah memiliki peredarannya sendiri. peredaran yang sama sekali tidak dapat disentuh oleh bintang sepertiku. sehingga mungkin, kunang itu telah melupakanku.
lalu apa yang dilakukan oleh bintang sepertiku? bintang yang sekarang sudah berubah menjadi bintang semu..
aku hanya dapat diam dalam kordinatku. cahaya yang kumiliki sangatlah sedikit, bahkan mungkin tidak ada. sehingga aku hanya dapat memperhatikannya dari galaksiku yang gelap. dalam kekurangan cahaya yang ku milliki ini, apapun yang aku perhatikan bukanlah suatu hal yang pasti. sehingga aku hanya dapat mengira-ngira apa yang terjadi.
setiap detik yang telah bintang sepertiku lalui tanpa kehadirannya, selalu memunculkan pertanyaan pertanyaan yang tiada habisnya. tapi pertanyaan teratas dari semuanya adalah, apakah kunang itu masih mengingatku dan mau mengijinkanku menjadi bagian dari peredarannya kembali?
aku sangat merindukannya. setiap malam yang dapat bintang sepertiku lakukan hanyalah mengingat masa masa bersamanya, masa dimana ia mengijinkan bintang sepertiku menjadi bagian dari peredarannya. hanya dapat menunggunya mengunjungi galaksiku lagi. hanya dapat mengingat semua hal tentangnya. hanya dapat melihat sebuah vidio yang didalamnya terdapat sosok dirinya, sosok yang sangat ku rindukan. hanya dapat melihat selembar kertas yang didalamnya terdapat dua sosok yang sedang tersenyum yang selalu terpajang dengan rapi di ruang kamar..
untukmu kunang: hai.. aku sangat merindukanmu. apa kabarmu sekarang? sudah lama kamu tidak mengunjungi galaksiku. sepertinya kamu sangat sibuk di galaksimu, sehingga saat terakhir aku mengunjungimu di galaksimu, tidak banyak waktu yang kita habiskan bersama. aku mengerti bahwa kunang sepertimu memiliki peredaran yang sangat padat, apalagi untuk sekarang, kamu memiliki peredaran utamamu, sehingga memang tidak mungkin kunang sepertimu mengingat bintang semu sepertiku kan? tapi kunang, dapatkah aku menjadi bagian dari peredaranmu kembali? dapatkah aku menjadi bintangmu kembali? aku membutuhkanmu kunang.
NB: definisi dari bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya. lalu apakah bintang sepertiku, bintang semu yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri masih layak dikatakan sebagai bintang?
Bintang Semu Ini Merindukanmu
Kordinat Itu Berbeda Tapi Masa Itu Masih Tetap Sama
hai kunang.. apa kabarmu? singgasana langit gelap sudah terlihat dan saatnya bagi sang bintang untuk menempati tempatnya kembali.
hai kunang.. apa kabarmu di galaksimu? aku melihatmu bahagia sekarang. kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan selama ini bukan? selamat ya kunang, aku bahagia untukmu. semoga itu semua yang terbaik untukmu. disini, aku akan tetap memperhatikan dan menunggumu. aku harap kamu tidak akan terganggu akan hal ini. jangan lupakan aku ya kunang. aku ingin sekali menjadi seseorang yang berarti untukmu dan tidak ingin menjadi seseorang yang dengan mudahnya dapat kamu lupakan.
mungkin ini keputusan yang tidak mudah untuk tetap menunggu mu disini, banyak sekali konsekuensi yang akan aku dapat karena hal ini. tapi aku sudah yakin akan keputusan yang aku buat dan aku tidak akan pernah menyesalinya. maka dari itu jangan memberikanku alasan untuk berhenti menunggumu dan menyesali apa yang telah aku lakukan untukmu ya.
aku rindu akan dirimu kunang. kamu pernah mendengar bahwa sebuah pelukan dari seseorang yang kamu sayang akan membuatmu menjadi lebih tenang? dan apakah kamu tau bahwa kecupan di kening adalah hal yang paling aku dambakan karena membuatku merasa dihargai dan yakin akan dirimu dan membuatku melupakan semua jenuh yang aku rasakan? sekarang, aku membutuhkan itu semua kunang. aku membutuhkanmu disini. aku merindukan waktu dimana hanya ada aku dan kamu di dalamnya.
terimakasih atas waktu yang telah kamu berikan untukku belakangan ini. aku sangat menghargainya dan aku akan selalu menganggapnya sebagai masa terindah yang pernah aku miliki bersamamu. aku mohon, disaat kamu berada di posisi teratasmu, saat kamu telah mencapai kebahagianmu, jangan pernah lupakan aku. aku yang sangat membutuhkanmu. maafkan aku karena membutuhkanmu seperti ini. aku harap kamu tidak terganggu akan hal ini. aku tau sebesar apapun yang aku lakukan unutkmu, itu tidak akan pernah cukup untukmu. tapi apakah itu sulit untuk berada tetap disini bersamaku?
baik-baik ya kamu di galaksimu. tetap berpijar dan membawa senyuman pada setiap orang. fokus akan masa depan dan kesuksesanmu. aku akan tetap berada di galaksiku jika kamu membutuhkanku. doaku akan selalu bersamamu.
bonne nuit, la luciole! tu me manques!
bisous
untuk kunang, sekali lagi ku ucapkan selamat ya. semoga bintang sepertinya dan kunang sepertimu akan mendapatkan hal yang terbaik dalam bentuk apapun itu. mungkin memang ini jalan mu sekarang dan ini adalah jalan yang harus ia lalui. jangan terlena akan posisi teratasmu ya kunang karena itu tidak baik. disini aku ingin mengingatkan, walaupun bintang itu berada dalam kordinat yang berbeda dari sebelumnya, walaupun ia telah menjadikan dirinya sendiri sebagai perantara untuk mengabulkan harapanmu, ia akan tetap sama. ia akan tetap menunggumu dan berpijar seperti saat pertama kali kamu menyentuh masanya. dan sejauh apapun kordinatnya berubah, masanya akan tetap dimiliki olehmu.
selamat malam ya kunang. semoga masamu sekarang adalah langkah yang terbaik untukmu..
dan untuk bintang, jangan larut akan kesedihanmu. waktu terus berputar dan rodapun berputar. mungkin sekarang kamu sedang berada lagi di posisi terbawah dalam hidupmu, tapi jangan pernah lupa untuk selalu memiliki harapan dan berdoa. tetaplah berpijar seperti apa yang kamu katakan. pegang semua ucapanmu dan konsekuen akan apa yang kamu katakan. siapkan dirimu akan semua konsekuensi yang akan kamu hadapi dan jangan pernah menyesal atas jalan yang kamu pilih.
selamat makan bintang. selamat berpijar di singgasanamu..
Atmosfer Galaksiku
hai cahaya kecil yang selalu menari..
sudah lama kanvas ini tidak bercerita. walau sebenarnya atmosfer disekitar tubuhku selalu bercerita tentang rasaku. tapi belakangan ini, cerita itu hanya ku simpan sendiri. semua ceriita yang biasa ku gambarkan warnanya, sudah lama hanya ku nikmati sendiri setiap warnanya. tapi sekarang.. malam ini.. aku akan membuat kanvas ini bercerita kembali. cerita tentang peredaranku..
malam ini sama seperti malam malam sebelumnya. sunyi, sepi, tenang dan damai. itu yang atmosferku lihat. tapi sebenarnya apa yang di rasakan atmosfer disekitar ku tidak terlalu sependapat dengan apa yang dia lihat. atmosferku merasakan sesuatu hal yang tidak asing dari malam malam sebelumnya. ia merasakan sebuah rasa.. rasa rindu yang dalam yang tidak terucap.
ya.. setiap hari, aku merindumu. semua hal yang aku lakukan, mengingatkanku akan dirimu. aku berhasil menenggelamkan rindu ini disaat aku menyibukan diriku sendiri dengan semua aktivitas yang dapat menjauhkanku dari kanvas ini agar aku tidak merindumu. dan menurutku hasilnya tidak terlalu buruk. bahkan itu berhasil. tapi apakah kamu tau? disaat kesibukan itu digantikan oleh kesunyian sesaat, proyektor itu berputar kembali dan film itu bermain kembali. dapatkah kamu menerka film apa yang ia mainkan? film itu bercerita tentang keajaiban terindah singgasana sang malam.. kunang..
saat kesunyian kembali menemani, saat itulah bayanganmu hadir kembali. bayang akan kehadiranmu seperti sedia kala. bayang akan kamu, aku dan kita.. semua hal tentangmu kembali berputar di depan mataku. aku dapat melihatmu disegala sudut. aku dapat mendengar suaramu di seluruh ruang. aku bisa mendengar tawamu. aku bisa merasakan tanganmu saat bermain main dengan gitarmu. aku bisa melihat senyumu. semua hal tentang apa yang pernah kamu lakukan padaku. semua hal tentangmu.. tapi itu semua seperti apa yang aku katakan di awal tadi, itu semua hanya seberkas bayangan. bayangan yang dibuat oleh anganku yang selalu mengharapmu..
atmosfer di sekitarku selalu menyuruhku melakukan hal hal gila yang dapat membuatku semakin nyata dengan rasa ini. atmosfer ini selalu menggodaku dengan semua rekaman dirimu saat kita bertemu. ataupun rekaman suaramu saat kamu bernyanyi untukku dan menghiburku. bahkan, atmosfer ini selalu menunjukan kembali semua pesan pesanmu untukku. pesan disaat aku pernah menjadi masamu.. atau mungkin lebih tepatnya saat kamu pernah menjadi masaku. dan masih menjadi masaku..
aku sadar diri dengan jarak yang kita punya, dengan perbedaan galaksi yang kita singgahi, dengan perbedaan hati yang kita tunggu.. aku memang tidak akan pernah bisa menjadi ice cream yang akan meleleh dengan manisnya dalam mulutmu. atau aku memang tidak akan pernah bisa menjadi buah cherry yang begitu indah untuk dipamerkan tapi memiliki rasa masam yang dapat membuat orang yang merasakannya menjadi terhipnotis. atau aku memang tidak akan pernah bisa menjadi chocolate yang dapat membuatmu merasa nyaman dalam keadaan seburuk apapun. aku sadar dan aku tau diri.. aku memang tidak akan pernah bisa. karena disana, tepat di galaksimu itu, kamu telah menemukan seseorang.. seseorang yang dapat membuatmu merasakan hal itu dengan mudahnya. mungkin aku terdengar sok tau karena aku mengataknnya, tapi itu yang atmosferku rasakan tentangmu belakangan ini.
aku pernah mendengar seseorang berkata bahwa:
"disaat kamu menunggu orang lain, kamu tidak akan pernah sadar bahwa di sekitarmu, bahkan mungkin tepat disampingmu, ada seseorang yang menunggumu. menunggumu sama seperti kamu menunggu orang lain itu. ia menunggumu yang sedang menunggu orang lain"
aku mulai sependapat dengan hal itu. disini, di galaksiku, aku menunggumu. sedangkan disana, digalaksimu, kamu sedang menunggu orang lain. tapi bagiku, ini tidak masalah, selama aku masih dapat menyampaikan rinduku padamu, itu semua menjadi lebih mudah. tapi permasalahannya adalah.. apakah kamu mau menerima rinduku di atmosfermu? apakah kamu mau merasakan atmosfer rasaku? apakah kamu mau berbagi warna dengan kanvas ini? atau setidaknya apakah kamu mau menerka warna kanvas ini?





