hari itu.. 26 April 2013..
akhirnya aku bisa bertemu denganmu. aku bisa melihatmu dengan mata kepalaku sendiri. aku bisa mencium aroma tubuhmu. aku bisa menjelajahi setiap detail wajahmu dengan mataku. aku bisa merasakan sorot matamu padaku. aku bisa melihat senyumanmu. aku bisa mendengarkan suaramu, mendengarkan tawamu. aku bisa memperhatikan bagaimana caramu berbicara. aku bisa melihat bagaimana lihainya tanganmu bergerak. aku bisa bersentuhan denganmu, merasakan hangatnya tanganmu. aku bisa memperhatikan siluet dirimu, secara nyata. kamu tidak semu lagi. malam itu kamu nyata.. sangat nyata..
mungkin semua orang akan menganggap bahwa aku adalah orang bodoh karena mengagumi seseorang yang belum pernah aku temui sebelumnya. seseorang yang belum pernah aku kenal sebelumnya. seseorang yang terlihat semu..
aku memang tidak mengetahui apapun tentang dirimu sebelumnya. dan bisa dikatakan, awal aku mendekatimu karena ada satu hal yang tidak bisa di ceritakan disini. aku malu untuk mengatakannya. sangat malu. karena aku pikir itu adalah hal yang bodoh. tapi semakin aku mengenalmu, semakin aku mengetahui semua tentangmu, semakin aku mengagumimu..
sebenarnya bisa dikatakan bahwa aku psyco terhadap dirimu. aku mencari semua informasi tentangmu tanpa sepengetahuanmu ataupun teman-temanmu. aku mencari semuanya sendiri. dan aku bangga pada diriku sendiri karena aku bisa mendapatkan banyak informasi tentang dirimu. aku bisa tau banyak hal tentang dirimu. aku bisa mengetahui semua kegiatanmu tanpa kamu beritahu, tanpa kamu yang mengucapkannya padaku.
sampai pada satu malam, aku menanyakan satu pertanyaan kepadamu, dan kamu menjawabnya walaupun aku tau kamu berbohong. tapi kamu tau apa? karena kebohongan kamu itulah aku menjadi semakin mengagumimu. aku menjadi tulus mengagumimu..
mungkin itu terlihat bodoh mengagumi seseorang yang berbohong, tapi malam itu kebohonganmu adalah bohong yang bisa dikatakan untuk tidak menyombongkan diri sendiri. aku melihat sisi positif dari kebohonganmu itu, maka dari itu aku semakin mengagumimu. ya aku memang tidak mengatakan padamu bahwa aku tau yang sebenarnya, aku menyimpan semuanya sendiri. aku berpura-pura tidak tau apa-apa didepanmu. maaf aku telah berbohong padamu. tapi kita impas bukan?
semakin hari, rasa kagumku akan dirimu semakin tumbuh. semakin hari, tanpa kamu sadari, kamu telah memberikan pupuk pada diriku sehingga rasa kagum itu tumbuh dan berubah menjadi rasa sayang yang tulus. disetiap doaku, namamu tidak pernah absen. aku selalu mendoakanmu. mendoakan semua yang terbaik untukmu. sampai terkadang aku lupa mendoakan diriku sendiri. namamu menjadi kata yang sangat kusukai disetiap doaku. kamu tidak perlu khawatir, karena aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. aku tulus sayang padamu tanpa kamu ketahui..
aku merasa menjadi orang bodoh, bodoh karena menyayangi seseorang yang semu. seseorang yang tidak menyadari keberadaanku. seseorang yang bahkan bertemu saja belum pernah. seseorang yang tidak pernah melihat aku seperti aku melihatnya. tapi aku tidak peduli walaupun aku bodoh, karena yang aku pikirkan hanyalah dirimu.
aku menunggu nunggu kapan waktu yang tepat untuk bertemu denganmu. aku menunggu Tuhan mempertemukan aku dan kamu. aku menunggumu berbulan bulan dengan ditemani doaku. sampai akhirnya pada malam itu, apa yang aku tunggu tunggupun tiba. aku bertemu denganmu..
kamu tau apa yang aku rasakan malam itu? aku sangat senang. malam itu terasa seperti mimpi. aku bisa bertemu dengan orang yang selama ini aku kagumi, aku bisa bertemu dengan orang yang selalu ada dalam doaku. aku bisa bertemu denganmu.. malam itu kita berbicara banyak hal. berbicara tentang adikmu, kegiatanmu dan yang lainnya. pada malam itu sebenarnya aku banyak sekali berbohong padamu. didepanmu aku terlihat seperti tidak tau apa apa tentang dirimu. aku seperti baru mengetahui tentang adikmu, tentang kegiatanmu, dan semua tentangmu. sebenarnya aku sudah mengetahui semuanya. tapi aku tidak mengatakannya. aku hanya terdiam. maafkan aku banyak sekali berbohong padamu malam itu. karena jika aku mengaku bahwa aku telah mengetahui semua tentangmu, aku takut kamu akan menjauh dan menganggap aku aneh. aku bukan seseorang yang aneh. aku hanya seseorang yang mengagumimu..
malam itu aku memperhatikan semua tingkahmu. aku menikmati keberadaanmu di hadapanku. aku menikmati waktu yang aku dan kamu punya. aku masih ingat bagaimana caramu tersenyum. bagaimana caramu melihat aku. bagaimana caramu bertanya padaku. bagaimana caramu melihat aku. aku masih ingat semuanya. penantianku selama berbulan-bulan akhirnya terbayar hanya dengan satu malam yang tidak begitu lama. tapi aku senang. sangat senang...
aku tidak menyesal atas pertemuanku dengan kamu. aku tidak akan menyesalkan waktuku untuk menanti pertemuan ini denganmu. aku tidak akan menyesalkan semua usahaku untuk bertemu. usahaku menembus jarak bandung-jakarta. untukmu, aku berani melawan jarak. untukmu, aku berani menghabiskan wakutuku. aku tidak akan pernah melupakan malam itu. malam kita bertemu. malam dimana kamu akhirnya melihatku. malam dimana kamu bukan seseorang yang semu lagi. malam dimana penantianku terbayar..
mungkin sekarang setelah pertemuan itu, semuanya menjadi berbeda. ada yang salah dengan dirimu. mungkin memang malam itu ada sesuatu hal yang mengganggu dirimu. aku merasakan perubahanmu. aku tau kamu orang baik. orang yang sangat baik. aku yakini itu. maka dari itu aku yakin, pada malam itu, ada sesuatu hal yang salah pada diriku sehingga membuatmu merasa terganggu. seseuatu hal yang salah dengan diriku sendiri bukan dengan dirimu. karena hal yang aku tidak tau apa hingga sekarang itu, aku merasa tidak enak padamu. sakit bagiku merasakannya. aku ingin memperbaikinya. sangat ingin mengulang malam itu dan menghapus kesalahanku yang membuatmu terganggu. tapi sebelum itu, kamu harus mengatakan padaku apa yang membuatmu terganggu, apa yang salah pada diriku malam itu.. tapi aku tetap tidak akan menyesal telah bertemu denganmu. aku berterimakasih padamu. sangat berterimakasih. aku menghargai waktu yang telah kamu luangkan untuk bertemu denganku. bertemu dengan pengagum rahasiamu..
aku berharap kita dapat bertemu kembali. bertemu untuk mengagumi setiap jengkal dari dirimu. bertemu untuk menikmati sorot matamu, senyumanmu, tawamu, cara bicaramu, semua hal tentangmu yang dapat kamu bagi denganku. bertemu untuk menghapus semua hal yang mengganggumu pada saat pertama kali kita bertemu. bertemu untuk memperlihatkan diriku yang sebenarnya. bertemu untuk menyadarkanmu bahwa aku disini mengagumimu. mengagumi seseorang yang hingga sekarang namanya masih tetap menjadi kata yang aku sukai.. prisma... bangun ruang yang paling indah..
Enchanted
1:30 PM |
Labels:
bangun ruang paling indah
Read User's Comments0
Selamat..
1:30 PM |
Labels:
bangun ruang paling indah
Fakta di hari ulang tahunnya..
Sakit ya ternyata tau yang sebenernya. Sakit.. banget..
Gatau harus gimana. Ditengah keheningan malam, sendiri dan harus berhadapan sama fakta yang bikin sakit..
Hari ini hari spesial buat kamu. Hari kelahiran kamu. Semua hal udah di prepare-in buat kamu. Semua hal udah disusun sesuai rencananya. Tapi di akhir semuanya, ternyata harus berhadapan sama fakta kalau ternyata…
Sakit ya ternyata tau yang sebenernya. Sakit.. banget..
Gatau harus gimana. Ditengah keheningan malam, sendiri dan harus berhadapan sama fakta yang bikin sakit..
Hari ini hari spesial buat kamu. Hari kelahiran kamu. Semua hal udah di prepare-in buat kamu. Semua hal udah disusun sesuai rencananya. Tapi di akhir semuanya, ternyata harus berhadapan sama fakta kalau ternyata…
Yang selama ini di takutin emang beneran kejadian. Semuanya emang terlambat. Sangat terlambat. Ternyata gak nutup kemungkinan dalam beberapa bulan semua hal bisa terjadi. Dan hal itu emang bener-bener bikin down.. Hal yang paling aku takutin. Yang bikin semua mimpi ya cuma sebatas mimpi. Gak akan pernah bisa jadi kenyataan..
Tadi dengan bercandanya kamu bilang padaku kalau aku gak boleh kepo nanti sakit. Tapi karena aku sangat ingin taunya dan dengan bandelnya ya aku cuma bilang ‘hahaha udah sakit ko jadi gak akan ada bedanya’. Harusnya aku nurut kata-kata kamu, kalau aku emang gak boleh kepo. Dan taunya kamu emang bener. Ternyata sekarang sakit. Sakit banget.
Tapi ya mungkin emang ini yang terbaik. Selamat yaa. Semoga emang dia yang terbaik. Semoga kalian bahagia. Disini, aku cuma bisa doain semua yang terbaik buat kamu. Di sini, aku cuma berharap kamu akan lebih ngeliat aku. Tapi semuanya terlambat. Semoga kalian bahagia..
Oh iya happy birthday ya K!
Teruntuk,
bangun ruang paling indah
bangun ruang paling indah
Selamat Tinggal
5:00 PM |
Labels:
bangku kanan
after a long time.. just wanna say hai!
hai for my site. hai for my untold feeling. and specially for you.. bangku kanan..
haha mungkin kesannya aneh. setelah sekian lama menghilang dan sekarang datang lagi dan masih membahas orang yang sama. ya orang yang sama. masih tetap orang itu. masih tetap dia. masih tetap bangku kananku. tapi ada sesuatu yang berbeda. massa ini berbeda. fokus ini berbeda. terutama hati ini...
semenjak aku memutuskan untuk memiliki ruangku sendiri, agar intensitas kedekatanku denganmu berkurang. kita menjadi tidak pernah bertemu sama sekali. awalnya sakit memang. awalnya rindu itu masih ada. tapi makin lama makin terbiasa. aku bisa melaluinya. sampai akhirnya beberapa minggu lalu kita bertemu walaupun hanya sebentar. aku ingat hari itu aku menyapamu duluan. aku memanggil namamu dan kamu menyapaku. lalu saat aku sedang berbicara dengan temanmu, aku ingat apa yang kamu katakan pertama kali saat kamu memperhatikan aku 'tambah pendek aja nov' hahaha sialan memang perkataanmu. tapi ya itu menunjukan bahwa kamu masih memperhatikanku...
dan tadi.. tepat hari ini.. beberapa jam yang lalu.. kita bertemu kembali.. aku kira hari ini kita tidak akan bertemu. tapi ternyata perkataanku tepat kemarin terkabulkan. kemarin, aku melihat temanmu memakai dp foto kalian sedang berdua. saat aku melihat sosokmu disana, kamu tau apa yang aku pikirkan? aku berkata dalam hati 'kapan aku bertemu denganmu lagi? sepertinya sudah lama kita tidak bertemu. ternyata aku masih bisa merindumu walau rasa ini sudah tak ada. semoga besok kita dapat bertemu walau hanya sebentar. aku hanya ingin melepasmu. melepas rindu ini. aku hanya ingin mengenang kita. mengenang kebersamaan kita dulu. mendengar candamu, mendengar tawamu, mendengar ejekanmu. hanya itu'. dan ternyata semuanya terkabul. Allah masih sayang aku. Allah mengabulkan doaku. Allah mendengarkanku. Allah mempertemukan kita...
aku ingat apa yang kamu lakukan pertama kali padaku tadi siang, kamu memukulku. haha naif memang kedengarannya. tapi itu membuatku sadar bahwa kamu masih seperti dulu. masih jail seperti dulu. dan aku senang melihatnya.
lalu kita pergi makan. ya memang tidak hanya kita berdua, tapi tadi semacam reuni karena aku sudah pindah jadwal sehingga jarang bertemu kalian dan akhirnya tadi kita reuni dan disitu ada kamu. ada orang yang dulu pernah menjadi fokusku. ada orang yang dulu pernah menjadi masaku. ada orang yang dulu pernah aku damba-dambakan. tapi itu semua dulu..
sekarang semuanya sudah berubah. fokusku bukan untukmu lagi. masamu sudah benar-benar telah berakhir. aku sudah memutuskan untuk melangkah maju tanpamu. dan aku tidak ingin melihat ke belakang lagi. aku tidak ingin melangkah mundur lagi. tekadku untuk melepasmu telah bulat. jangan menariku kembali. karena aku takkan kembali.
rindu ini memang masih ada. tawamu memang masih terdengar. perlakuanmu dulu memang masih membayang. tapi untuk sekarang, itu hanya bayangan semu. bayangan masa lalu. dan akan tetap menjadi masa lalu. tadi aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja. aku ingin memastikan bahwa kamu masih seperti dulu, seseorang yang aku kenal. aku memang akan selalu ada untukmu. tetap ada kapanpun kamu membutuhkan aku siap. tapi jangan salahkan aku bila hati ini bukan milikmu lagi.
aku sudah menaruh masa dan fokusku pada orang lain. seseorang yang aku harap lebih baik darimu. sekarang aku takkan bercerita banyak tentangnya. belum saatnya aku bercerita tentang dia. dan lagipula sekarang aku sedang mengenangmu. aku tidak akan membahas orang lain saat aku mengenangmu. aku masih memikirkan perasaanmu karena pasti rasanya tidak akan enak bila aku membahas orang lain. ya mungkin kamu memang tidak akan membaca ini, tapi jika nanti kamu membaca, aku hanya berharap kamu menyadarinya bahwa ini untukmu. semua tag tentang 'bangku kananku' adalah milikmu. semoga ini terakhir kali aku menulis tentangmu. karena aku tidak mau berjalan di tempat untuk menunggumu terus. aku sudah melangkah sejauh ini, aku tidak akan mundur kembali.
untukmu, semoga kamu bahagia. semoga kamu diberikan semua yang terbaik untuk hidupmu dalam hal apapun. semoga kamu dijauhkan dari hal-hal yang negatif. selamat melangkah menuju kesuksesan. jangan terus melihat kebelakang. semua hal yang indah telah menanti didepanmu. maaf telah memasuki duniamu sebelumnya. sekarang aku tidak akan masuk terlalu jauh. aku hanya akan berjalan disampingmu tanpa memasukimu. aku akan selalu ada untukmu kapanpun kamu butuhkan. aku akan selalu ada sebagai teman. semua kenangan kita akan aku ingat. semua kedekatan kita dulu takkan aku lupakan. semua yang telah kita lewati takkan aku kubur begitu saja. maaf bila hati ini tak lagi untukmu. hati ini telah menjadi milik orang lain yang lebih baik darimu.
selamat tinggal.
terimakasih untuk semua kenangan itu, bangku kananku...
01:01.. Mr. A..
Subscribe to:
Posts (Atom)





